Warga Minta Panitia Pembangunan Mesjid Raya Tamilouw Transparan

AMBON - BERITA MALUKU. Sudah lebih kurang 12 tahun sejak peletakan batu pertama pada Sabtu, 2 Juni 2001 lalu, kelanjutan pembangunan Mesjid Raya Raja Wane Latu Negeri Tamilouw, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, kian tak jelas arahnya.

Harapan warga Tamilouw akan hadirnya sebuah rumah ibadah yang representative belum mampu diwujudkan Panitia Pembangunan yang tak diketahui lagi sampai di mana kinerja mereka saat ini.

Cibiran warga setempat pun mengemuka ke khalayak dan menilai panitia pembangunan tak becus melaksanakan kewajibannya untuk menuntaskan pembangunan tempat ibadah umat Muslim itu.

''Kami meminta Panitia untuk transparan menyampaikan laporan pertanggung jawabannya kepada Saniri dan masyarakat,'' desak dua warga Tamilouw yang enggan menyebutkan namanya, Senin, 22 Juli 2013 kemarin.

Bangunan lama Mesjid Raya Raja Wane Latu yang dibangun para leluhur negeri itu didirikan pada 1842, saat ini telah dibongkar. Pembangunan baru di lokasi sama diawali dengan peletakkan batu pertama saat pemerintahan Gubernur Maluku Muhamad Saleh Latuconsina.

Awalnya, kata warga, Panitia pembangunan telah bersepakat dengan Saniri Negeri dan warga bahwa Stupa Mesjid berukuran 28x28 meter ini berbentuk piramida seperti bentuk aslinya. Namun, lanjut warga, dalam pelaksanaannya, Panitia berupaya merubah bentuk Stupa menjadi bundar. ''Entah siapa aktornya. Wallahu'alam,'' ungkap warga.

Meski sudah lama dirancangkan, namun lebih dari sepuluh tahun Mesjid itu tak kunjung tuntas pembangunannya. ''Saat ini baru sebatas pengecoran di bagian atasnya, sehingga ketika musim hujan tiba air merembes masuk ke bangunan berlantai dua, dan ini sangat meresahkan kami yang cepat beribadah di Mesjid tersebut,'' beber warga.

Warga menengarai sekira miliaran rupiah anggaran, baik bantuan pemerintah, pihak ketiga (donator) maupun swadaya masyarakat masuk ke kas panitia yang membentuk pos komando di Masohi maupun di Tamilouw. ''Yang kami kecewa sampai saat ini Panitia tak transparan soal besaran anggaran yang ada di rekening mereka,'' keluh warga.

Sampai saat ini Panitia Pembangunan Mesjid Raya Raja Wane Latu belum berhasil dikonfirmasi untuk meminta klarifikasi terkait keresahan warga Tamilouw. (bm 01)

Pulpit rock

berita Maluku 23 Jul, 2013


-
Source: http://www.beritamaluku.com/2013/07/warga-minta-panitia-pembangunan-mesjid.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar: